Pernikahan adat Bali memiliki sejarah yang panjang dan kental dalam budaya masyarakat Bali. Dalam tradisi Bali, pernikahan dianggap sebagai suatu proses yang sakral dan berisi makna yang mendalam.
Pernikahan adat Bali berpedoman pada aturan Kitab Weda dan hukum Hindu yang berlaku dalam masyarakat, sehingga diyakini pasangan pengantin akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di alam Moksa atau abad.
Salah satu rangkaian Prosesi upacara pernikahan atau pawiwahan bali adalah upacara medengen-dengenan atau mekala-kalaan yang dipimpin oleh seorang pemimpin agama seperti pendeta ataupun pemangku adat sesuai dengan adat dan budaya masing-masing daerah. Upacara dalam pernikahan adat Bali ini bertujuan untuk membersihkan diri kedua mempelai.
Sejumlah prosesi yang terdapat dalam upacara ini, meliputi Menyentuhkan kaki pada Kala Sepetan, Jual beli antara mempelai wanita dan pria, Menusuk Tikeh atau tikar Dadakan, Lingga dan Yoni, Memutuskan benang yang terentang pada batang pohon dadap.
Adapun prosesi tersebut menganalogikan kedua mempelai siap memasuki dunia baru dengan kehidupan berkeluarga.
Dokumentasi Pernikahan atau Pawiwahan Adat Bali Pasangan I Gusti Ngurah Agung Mahaputra Oka (Jeroan Kutri Singapadu Gianyar Bali) Dengan Anak Agung Made Ista Pradnyandhari (Puri Pemecutan Denpasar Bali).
#PernikahanBali #PawiwahanBali #UpacaraAdatBali #UpacaraPawiwahanBali #NgurahSuryaKusuma
Youtube Channel: Ngurah Surya Kusuma


Oke makasih sharingnya bosku tetap semangat🔛🔥